Sejarah Politeknik Negeri Manado

Pendidikan Politeknik di Indonesia mulai dirintis pada bulan Desember 1973 dengan dibangunnya Politeknik Mekanik Swiss – Institut Teknologi Bandung sebagai tindak lanjut Perjanjian Kerjasama Teknik antara pemerintah Republik Indonesia dan Swiss, yang mulai menyelenggarakan Pendidikan pada bulan Januari 1976 dengan program Diploma 3 (D3). Program ini memusatkan Pendidikan keahlian pada berbagai kemampuan spesifik bidang Teknik yaitu Teknik Pengerjaan Logam untuk industry manufaktur, seperti: Perawatan Mesin, Pembuatan mesin perkakas, Perancangan dan Pengecoran. Pendidikan jalur keahlian kejuruan ini berciri terapan dan bersifat occupational ataupun job specific. Jalur ini dari jalur Diploma dan jenjang Spesilis (Magister Terapan) serta Doktor Terapan.

Melihat prospek Pendidikan Politeknik sangat baik, maka gagasan Pendidikan Politeknik sebagai Lembaga Pendidikan vokasi yang mempunyai keahlian khusus pada tingkat tersier memperolah sambutan yang baik, maka atas persetujuan Bersama antara pemerintah Republik Indonesia dengan World Bank yang dinyatakan dalam suatu “Loan Agreement” yang dikenal dengan nama proyek pengembangan Pendidikan politeknik dibangunlah 6 buah Politeknik yang baru yaitu Politeknik USU di Manado, Politeknik UNSRI di Palembang, Politeknik UI di Jakarta, Politeknik ITB. Bandung, Politeknik UNDIP di Semarang dan Politeknik UNIBRAW di Malang, yang meliputi bidang Teknik yang lebih luas, yaitu bidang Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Listrik, dan Teknik Elektronika

Melihat bahwa pendirian ke 6 (enam) program Pendidikan Politeknik ini memberikan hasil dan potensi yang baik, maka melalui program “Loan Agreement II” dengan World Bank pada tahun 1986, maka pemerintah Indonesia membangun 11 (sebelas) Politeknik baru, dimana program pendidikannya bukan hanya dibidang Pendidikan keteknikan tetapi diperluas dengan membuka program Pendidikan ke-tataniagaan.

Satu diantara sebelas Lembaga Politeknik tersebut adalah Politeknik Universitas Sam Ratulangi Manado yang sejak tahun 1987 secara formal mulai menyelenggarakan Pendidikan pada tanggal 19 Juli 1988 dengan nama Politeknik Engineering Universitas Sam Ratulangi Manado diresmikan oleh Presiden RI dan menyelenggarakan pendidikan Program Diploma II dengan 4 (empat) Jurusan yaitu:

  1. Teknik Sipil;
  2. Teknik Mesin;
  3. Teknik Elektro; dan
  4. Tata Niaga.

Pada tahun 1991 melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0313/O/1991 tertanggal 6 Juni 1991 Politeknik Universitas Sam Ratulangi Manado memperoleh peningkatan penambahan jurusan menjadi 5 (lima) jurusan yaitu:

  1. Jurusan Teknik Sipil;
  2. Jurusan Teknik Mesin;
  3. Jurusan Teknik Elektro;
  4. Jurusan Akuntansi; dan
  5. Jurusan Administrasi Niaga.

Melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 251/DIKTI/KEP/1993 tertanggal 3 Mei 1993 tentang perubahan jenjang Pendidikan dari D-2 ke D-3 Politeknik Universitas Sam Ratulangi Manado untuk jurusan Akuntansi dan Administrasi Niaga, selanjutnya melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 308/DIKTI/KEP/1998 tentang peningkatan dari D-2 ke D-3 untuk jurusan Teknik Sipil, Teknik Elektro, dan Teknik Mesin dan pada tahun yang sama terbentuk berdasarkan Surat keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan kebudayaan Nomor 252/DIKTI/KEP/1998 tentang pembukaan Jurusan Pariwisata sehingga Politeknik Universitas Sam Ratulangi menjadi 6 (enam) Jurusan sampai saat ini, seperti tabel di bawah ini:

No.JurusanSurat Keputusan
1.Teknik SipilMenteri Pendidikan & Kebudayaan
No. 0313/O/1991 tgl. 6 Juni 1991
2.Teknik MesinMenteri Pendidikan & Kebudayaan
No. 0313/O/1991 tgl. 6 Juni 1991
3.Teknik ElektroMenteri Pendidikan & Kebudayaan
No. 0313/O/1991 tgl. 6 Juni 1991
4.AkuntansiMenteri Pendidikan & Kebudayaan
No. 0313/O/1991 tgl. 6 Juni 1991
5.Administrasi NiagaMenteri Pendidikan & Kebudayaan
No. 0313/O/1991 tgl. 6 Juni 1991
6.PariwisataDirektur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan kebudayaan
No. 252/DIKTI/KEP/1998

Secara otonom, Politeknik Engineering Universitas Sam Ratulangi Manado yang merupakan binaan dari Universitas Sam Ratulangi menjadi mandiri dalam penyelenggaraan pendidikan dan memisahkan diri dari Universitas Sam Ratulangi Manado berdasarkan surat keputusan Mendikbud nomor: 016/O/1999 tanggal 18 Januari 1999 dan berubah nama menjadi Politeknik Negeri Manado, maka secara operasional lepas dari Universitas Sam Ratulangi Manado menjadi Mandiri dengan nama Politeknik Negeri Manado (POLIMDO) yang terletak di Kelurahan Buha kecamatan Mapanget Kota Manado Sulawesi Utara.

Politeknik Negeri Manado saat ini memiliki 21 program studi yang terdiri dari 1 Program Magister Terapan, 11 Program Sarjana Terapan dan 9 Program Diploma.

Program Studi Magister Terapan

  1. Teknologi Rekayasa Perawatan dan Restorasi Bangunan Gedung

Program Studi Sarjana Terapan

  1. Konstruksi Bangunan Gedung
  2. Teknik Jalan Jembatan
  3. Teknik Listrik
  4. Teknik Informatika
  5. Teknik Mesin Produksi dan Perawatan
  6. Akuntansi Keuangan
  7. Manajemen Bisnis
  8. Perhotelan
  9. Teknik Rekayasa Mekatronika
  10. Akuntansi Perpajakan
  11. Manajemen Pariwisata Global

Program Studi Diploma 3

  1. Ekowisata Bawah Laut
  2. Teknik Sipil
  3. Teknik Listrik
  4. Teknik Komputer
  5. Akuntansi
  6. Administrasi Bisnis
  7. Manajemen Pemasaran
  8. Pariwisata
  9. Usaha Perjalanan Wisata