Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Kali ini, Tim AI Polimdo berhasil meraih peringkat ketiga dunia (3rd Place) dalam ajang 15th China Innovation and Entrepreneurship Competition – AI + Construction Machinery Division yang diselenggarakan di Xuzhou, Tiongkok, mulai Kamis (29/10/2026).
Prestasi tersebut diraih melalui inovasi unggulan bertajuk TerraSight AI (Automated Volumetric Progress Monitoring for Earthwork Operations), sebuah proyek berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dikembangkan untuk mendukung pemantauan progres dan volume pekerjaan tanah secara otomatis pada sektor konstruksi dan alat berat.
Dalam kompetisi tersebut, Tim AI Polimdo berhasil menunjukkan kualitas inovasi dan kemampuan bersaing di hadapan para juri internasional. Polimdo bersaing dengan berbagai peserta unggulan dari sejumlah negara, di antaranya Jerman, Inggris, Austria, Australia, Tiongkok, Turki, Hong Kong, dan Uzbekistan.
Tim AI Polimdo terdiri dari tiga akademisi, yakni Ir. Rudolf Estephanus Golioth Mait, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., Fardi Kalumata, S.ST., M.T., dan Steven Kamurahan, M.Ars.

Direktur Politeknik Negeri Manado, Dra. Mareyke Alelo, MBA, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas pencapaian luar biasa yang berhasil diraih oleh tim.
“Praise God. Team Polimdo berhasil meraih posisi ke-3 dalam Kompetisi AI Machinery di China,” ungkap Direktur Polimdo.
Sebelum melaju ke babak final, Tim AI Polimdo terlebih dahulu berhasil masuk dalam jajaran 12 besar proyek terbaik tingkat internasional. Polimdo juga menjadi salah satu dari empat perwakilan Indonesia yang memperoleh kesempatan untuk berkompetisi pada babak final di Xuzhou, Tiongkok.
Selain Polimdo, Indonesia turut diwakili oleh PT Gaya Makmur Tractor, Politeknik Negeri Banyuwangi, dan President University. Keikutsertaan sejumlah institusi tersebut menunjukkan potensi dan kontribusi Indonesia dalam pengembangan inovasi teknologi, khususnya di bidang kecerdasan buatan dan industri alat berat.
Ir. Rudolf Estephanus Golioth Mait menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap perjalanan tim hingga berhasil meraih prestasi tersebut.
“Puji Tuhan, berkat dukungan dan doa dari semua pihak, kami boleh meraih Juara 3 Dunia (3rd Place) pada ajang 15th China Innovation and Entrepreneurship Competition – AI + Construction Machinery Division di Tiongkok.


Prestasi ini bukan semata-mata keberhasilan tim, tetapi merupakan kebanggaan dan buah dari dukungan seluruh keluarga besar Politeknik Negeri Manado. Kami menyadari bahwa pencapaian ini tidak mungkin diraih tanpa doa, kepercayaan, dan dukungan banyak pihak. Terima kasih kepada Ibu Direktur, para Wakil Direktur, pimpinan jurusan, serta seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan dan keberhasilan ini. God Bless Polimdo,” ungkapnya.
Pencapaian ini menjadi bukti bahwa sumber daya manusia pendidikan vokasi Indonesia, khususnya Politeknik Negeri Manado, mampu menghasilkan inovasi yang kompetitif dan relevan dengan kebutuhan industri global.

Keberhasilan Tim AI Polimdo diharapkan dapat semakin mendorong budaya riset, inovasi, dan pengembangan teknologi di lingkungan kampus, sekaligus memperkuat peran Polimdo dalam menghasilkan lulusan dan sumber daya manusia vokasi yang unggul, adaptif, serta mampu bersaing di tingkat internasional.
Polimdo Mendunia! Terus Berinovasi, Menginspirasi, dan Mengharumkan Nama Indonesia.