Manado – Perguruan Tinggi Negeri Politeknik Negeri Manado (Polimdo) menggelar Sidang Terbuka Senat Wisuda Gelombang I untuk Program Diploma 3 dan Sarjana Terapan Tahun Ajaran 2024/2025. Acara berlangsung di Ruang Auditorium Prof. Ruddy Tenda, Selasa(19/08).

Sebanyak 185 wisudawan resmi diwisuda dalam prosesi tersebut. Rinciannya, 53 lulusan Diploma 3 dan 132 lulusan Sarjana Terapan, yang berasal dari berbagai program studi unggulan di Polimdo
Direktur Polimdo, Maryke Alelo, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian institusi, termasuk keberhasilan beberapa program studi yang meraih akreditasi unggul.
“Program Studi Jalan dan Jembatan serta Teknik Mesin dan Perawatan telah meraih akreditasi unggul. Sementara Prodi Usaha Perjalanan Wisata berhasil mempertahankan status akreditasi A,” ungkap Maryke.
Ia menambahkan bahwa para lulusan yang diwisuda kali ini merupakan lulusan-lulusan unggulan. Tak hanya dari segi akademik, tapi juga dalam semangat dan daya juang selama menempuh pendidikan di kampus Polimdo.



“Setelah dinanti-nantikan selama 3 sampai 4 tahun, akhirnya hari ini para wisudawan bisa memakai baju kebesaran wisuda. Toga hitam itu adalah lambang elegansi,” ujarnya.
Maryke juga membagikan refleksi mendalam tentang tantangan hidup yang akan dihadapi para lulusan setelah wisuda.
“Walaupun kita sudah belajar, merencanakan, dan mempersiapkan, tetapi di depan masih ada misteri yang kita tidak tahu,” katanya sembari mengajak para lulusan untuk tetap tangguh menghadapi masa depan.

Dengan gaya khasnya, Direktur Maryke juga menyampaikan pantun sebagai penutup:
“Jangan biarkan impianmu buyar,
Majulah biar pelan-pelan.
Bila masalahmu tidak ada jalan keluar,
Maka ayolah keluar jalan-jalan.”
Dalam pesannya, ia mengingatkan bahwa pendidikan yang tinggi harus disertai dengan kemampuan mengelola emosi dan mental.
“Ini bagaimana orang mendapatkan pendidikan yang begitu tinggi tapi tidak bisa mengatasi masalahnya. Jangan sampai ketika ada masalah langsung berpikir menyudahi hidup. Di neraka tidak ada tips bagaimana caranya keluar,” tegasnya.
Sebagai penutup, Maryke mengimbau para lulusan untuk terus mengembangkan kreativitas dan berpikir terbuka dalam menghadapi tantangan dunia kerja maupun kehidupan pribadi.
“Kemenangan dalam wisuda ini adalah simbol bahwa kita berhasil mengatasi pergumulan dan pembelajaran dalam kehidupan. Mari terus berinovasi dan berkarya untuk masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.