Indonesian Chinese (Simplified) English French Japanese

Rancang Taman Lalu Lintas Bawah Air

Politeknik Negeri Manado  atas inisiatif Program Studi Ekowisata Bawa Laut bekerjasama dengan Badan Keamanan Laut zona tengah , Polda Sulawesi Utara,, TNI AL Lantamal VIII dan pada tanggal 25 hingga 26 Mei 2016 sibuk menurunkan Reefblock terumbu buatan di Daerah Perlindungan Laut Malalayang. 

Kegiatan konservasi ini adalah sebagian aktivitas berkelanjutan dalam kampanye penyelamatan terumbu karang di Indonesia.  Kepala kantor Bakamla Zona Tengah Brigjen Pol Anang Syarif Hidayat didampingi Letkol Maritim Heriwansyah Agam yang turut terlibat dalam penurunan terumbu buatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya memperkuat pesisir laut kita dari terjangan ombak dan abrasi pantai namun turut mengamankan ketersediaan stok pangan dari laut. Terumbu buatan yang disiapkan nantinya akan ditumbuhi karang dan Biota laut lainnya yang kemudian akan menjadi rumah bagi ikan.

Asisten Direktur Politeknik Negeri Manado Jacob Makapedua Dan Ketua Jurusan Pariwisata Robert Towoliu yang hadir sangat mendukung kegiatan kerjasama ini. Sebagai institusi pendidikan Politeknik proaktif membantu secara keilmuan dan penerapannya bagi kesejahteraan masyarakat pesisir. Rancangan terumbu buatan yang dikembangkan Program Studi Ekowisata Bawah Laut Politeknik Negeri Manado di Kampus B, Tateli misalnya telah sering dipakai dan berhasil dalam memperbanyak pelekatan hewan karang dan Biota laut. Ketua Program Studi Ekowisata Laut Politeknik Negeri Manado Pahlano Daud menambahkan bahwa keamanan pangan dari laut kita diperhadapkan pada fakta bahwa degradasi terumbu karang secara global sementara terjadi dan turut mengancam keberlanjutan di bidang industri Pariwisata. Pemutihan karang atau 'coral bleaching' sementara terjadi di Indonesia dan terumbu karang yang mati tentunya tidak akan menarik lagi bagi wisatawan. Upaya konservasi dengan memperbanyak kegiatan rehabilitasi terumbu karang juga dapat menciptakan destinasi baru bagi para wisatawan. Hidayat mengatakan bahwa ke depan dengan dukungan Polda Sulut dan TNI AL kegiatan ini akan membuat taman lalu lintas bawah air dari terumbu buatan modul motor dan mobil bekas. Mudah-mudahan di bulan Agustus semuanya rampung dilaksanakan.

 

Sumber : Program Studi Ekowisata Bawah Laut, Jurusan Pariwisata, Politeknik Negeri Manado

 

  • Hardiknas 2014 2.JPG
  • Jurnal Hospitaliti 2014 4.jpg
  • 1beth.jpg
  • Hardiknas 2014 24.JPG
  • Hardiknas-2014-26.JPG
  • DSC_1800.JPG
  • Jurnal Hospitaliti 2014 5.jpg
  • Hardiknas 2014 9.JPG
  • Jurnal Hospitaliti 2014 2.jpg
  • DSC_1815.JPG
  • Hardiknas 2014 31.JPG
  • Hardiknas-2014-16.JPG
  • Hardiknas-2014-25.JPG
  • DSC_7249.JPG
  • DSC_1808.JPG
  • Hardiknas 2014 12.JPG
  • 20160808_101828.jpg
  • Hardiknas 2014 26.JPG
  • DSC_1796.JPG
  • Workshop RIP & Renstra 2013.jpg

         

Halo Polimdo

 

  • Web Traffic:
  • Today 1010
  • |
  • Total 957046